Selasa, 05 Januari 2016

Tugas Software Wireless - Connectify

Adhbi Kasyugi P             10112155
        
Aditya Harisakti            10112232

Agus Sulaiman               10112400

Handoko Ari P                13112283

Rendy Muhammad Z        16112122

Rizki Wardhana              16112575




Wireless network atau jaringan tanpa kabel adalah salah satu jenis jaringan berdarsarkan media komunikasinya, yang memungkinkan perangkat-perangkat didalamnya seperti komputer, hp, dll bisa saling berkomunikasi secara wireless/tanpa kabel. Wireless network umumnya diimplementasikan menggunakan komunikasi radio. Implementasi ini berada pada level lapisan fisik (pysical layer) dari OSI model.

Tipe-tipe Wireless Network

1.      Wireless PAN (WPAN)
Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.

2.      Wireless LAN (WLAN) / Wifi
Wireless Local Area Network (WLAN) atau biasa disebut Wifi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibanding WPAN. Saat ini WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.

3.      Wireless MAN (WMAN)
Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Contoh teknologi WMAN adalah WiMAX.

4.      Wireless WAN (WWAN)
Wireless Wide Area Network adalah jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang antar provinsi.

5.      Cellular Network
Cellular Network atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti handphone, pager, dll. Contoh sistem dari Cellular Network ini adalah GSM, PCS, dan D-AMPS.



Software Koneksi Wifi
Connectify adalah software yang digunakan untuk mempermudah pengguna membuat koneksi wifi di komputer dikhususkan untuk pengguna windows OS. Berikut ini Tutorial Membuat Wifi Hospot Menggunakan Connectify.

Syarat yang dibutuhkan :
1.      Perangkat wifi di Laptop/Modem.
2.      Software Connectify
3.      Software Net Framework minimal v.3.5 – v4.5.
4.      Internet.

Kelebihan dan Kekurangan Wireless
Kekurangan wireless, antara lain :
1.      Kualitas sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat cuaca bagus akan berbeda  dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
2.      Mahal dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
3.      Kemungkinan penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.
4.      Biaya peralatan mahal
5.      Keamanan data rentan
6.      Interferensi gelombang radio
7.      Delay (kelambatan) yang sangat besar
8.      Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.

Kelebihan Wireless, antara lain :
1.      Biaya pemeliharaan murah
2.      Pembagunan jaringan cepat
3.      Mudah dikembangkan
4.      Mudah dan murah untuk direlokasi
5.      Infrastruktur berdimensi kecil
6.      Berbagi sumber file dapat dipindah-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
7.      Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.

Keamanan Wireless
Keamanan pada jaringan wireless sangat perlu, terlebih untuk membuat nyaman penggunanya. Perlu kita ketahui bahwa SSID, Mac Address Filtering, WEP, dan WPA bukanlah fitur yang biasa atau tidak memiliki arti apa-apa bagi jaringan wireless. Tetapi kombinasi dari keempatnya bisa memaksimalkan sistem keamanan jaringan wireless.
Fitur keempatnya ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, dan tentunya berguna untuk sistem keamanan jaringan wireless.

SSID
SSID merupakan sistem identifikasi yang dibuat untuk disebarkan oleh akses point kepada klien sebagai tanda pengenal Access point tersebut. Tujuan penggunaan SSID ini adalah agar semua wireless klien yang menagkap sinyal-nya dapat mengenali access point tersebut secara otomatis. Koneksi kedua bisa terjadi setelah identitas dari access point dapat dikenali oleh wireless klien.
SSID disebarkan secara broadcast, itu artinya setiap wireless klien yang dapat menangkap sinyal radio access point, maka klien tersebut juga dapat mengenali SSID access point. SSID tidak selalu disebar secara broadcast, dengan kata lain Adminstrator dapat menonaktifkan mode broadcast. Pada kondisi ini, cara manual adalah satu-satunya cara agar wireless klien dapat terhubung dengan access point.
Pada  mode broadcasat yang disable ini, SSID access point tidak akan bisa dikenali oleh wireless klien meskipun klien tersebut dapat menangkap sinyal radio frekuensi dari access point. Menonaktifkan mode broadcast SSID ini adalah salah satu upaya pengamanan jaringan wireless.
Jadi tidak sembarang pengguna dapat terhubung ke dalam jaringan wireless. Hanya pengguna yang mendapatkan izin dari sang admin yang dapat tergabung ke dalam jaringan, karena mereka pasti diberitahu SSID access point tersebut.

Mac Address Filtering
Mac address pasti dimiliki oleh setiap Network adapter baik adapter via kabel maupun tanpa kabel. Ketika wireless klien terhubung dengan access point, maka mac address akan terdaftar secara otomatis pada Access point tersebut. Pada access point inilah sang admin bisa memblok mac address yang bukan merupakan anggota pada jaringannya. Memblok Mac Address juga merupakan bagian dari pengoptimalan dari sistem keamanan jaringan.

WEP dan WPA
WEP yang merupakan kependekan dari Wired Equivalency Privacy adalah sistem keamanan dengan metode autentifikasi wireless klien terhadap AP. Untuk terhubung dengan access point, wireless klien haraus memasukan password yang terkonfigurasi pada access point. Jika password yang dimasukan cocok, maka wireless klien akan diberikan izin koneksi. Jika tidak cocok, izin tidak akan didapat dan tidak akan terjadi sambungan.
Karena mudah ditembus, kini WEP dianggap sudah tidak aman lagi untuk jaringan wireless. Hal ini adalah salah satu faktor dikembangkannya fitu WPA atau Wi-fi Protected Access. WPA terbagi atas WPA dan WPA2 yang merupakan penyempurnaan dari WEP. WEP dan WPA ini murni merupakan sistem pangamanan pada jaringan wifi. Maka dari itu, menerapkan fitur WPA dan WPA2 untuk keamanan jaringan sangat direkomendasikan agar terhindar dari pengguna asing.

Studi Kasus Connectify


Berikut ini diberikan contoh kasus yaitu dengan membuat wireless access point dengan nama ‘Connectify-me’ dengan 1 laptop sebagai server dengan 5 client yang terhubung. Berikut ini tampilan pada connectify untuk melihat Client yang telah terhubung.



Dari gambar diatas, terdapat 5 client yang terhubung ke 1 server bernama ‘Connectify-me. Anggota kelompok kami berjumlah 5, salah satu berperan menjadi server, oleh karena itu client yang terhubung berjumlah 4. Berikut adalah server dan IP dari masing-masing anggota kelompok.
Server - Connectify-me

IP Client :
aditya harisakti - 192.168.106.101
agus sulaiman - 192.168.106.102
handoko ari p - 192.168.106.103
rendy muhammad zein - 192.168.106.104
adhbi  kasyugi p - 192.168.106.105
rizki wardhana - 192.168.106.51


Sumber :
https://inwepo.co/cara-membuat-wifi-hotspot-menggunakan-connectify/
http://serba-serbiit.blogspot.co.id/2011/03/kelebihan-dan-kekurangan-wireless.html
http://www.pintarkomputer.com/2014/07/peran-ssid-mac-address-filtering-wep-dan-wpa-untuk-memaksimalkan-keamanan-wifi.html

Senin, 26 Oktober 2015

Tugas Softskill Pengantar Telematika

A.    Komunikasi Jaringan
Menurut dari sumber yang saya baca, Komunikasi Jaringan atau Jaringan Teknologi Komunikasi adalah serangkaian interkoneksi antar teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya. Perkembangan teknologi kian pesat. Dalam setiap hal yang dilakukan oleh tiap orang, akan sangat berhubungan dengan teknologi. Berikut beberapa aplikasi yang menganut komunikasi jaringan:

1. Skype
Pesan instan, panggilan suara dan video Skype memudahkan Anda untuk berbagi pengalaman dengan orang penting dalam hidup Anda, di mana pun mereka berada.
Dengan Skype, Anda dapat berbagi cerita, merayakan ulang tahun, mempelajari bahasa, mengadakan rapat, bekerja dengan kolega – segala hal yang perlu Anda lakukan bersama setiap harinya. Anda dapat menggunakan Skype pada perangkat yang paling sesuai dengan Anda – pada telepon atau komputer atau TV dengan Skype terinstal. Mulai gunakan Skype dengan gratis – misalnya untuk berbicara, melihat, dan mengirim pesan instan kepada orang lain di Skype. Anda bahkan dapat mencoba panggilan video grup, dengan versi terbaru Skype.
Meski Anda membayar sedikit, Anda dapat melakukan lebih banyak hal, dengan lebih banyak orang – seperti melakukan panggilan, mengakses WiFi, atau mengirim pesan SMS. Anda dapat membayar berdasarkan pemakaian atau berlangganan, pilih yang paling sesuai untuk Anda. Dan di dunia usaha, hal ini berarti Anda dapat menyatukan seluruh ekosistem pegawai, rekan, dan pelanggan untuk menyelesaikan pekerjaan. 

2. Raidcall
Raidcall adalah program yang dibuat untuk konferensi dengan VoIP-teknologi. Program yang sama yang digunakan oleh para 'gamers', tetapi ini dapat digunakan dimana saja jika anda membutuhkan koordinator suara untuk tim. Raidcall mirip seperti Skype, TeamSpeak, Ventrilo. RC dibuat seperti perangkat lunak untuk gamers, tetapi sejak, 5 Agustus 2012 RC berubah menjadi jejaring sosial yang menggunakan suara. RC mempunyai daftar tentang server yang direkomendasikan dan pengguna dapat melihatnya. Ini adalah beberapa kategorinya :

- Pertandingan game.
- Kelompok (kelompok kegemaran anda, dan server yang paling sering dikunjungi).
- Permainan.
- Entertainment.
- Bahasa.
- Kelompok Pendidikan.
- Kantor.


B.    E-Commerce
E-Commerce atau Perdagangan Elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Berikut contoh E-Commerce :

- PlanetSport
Berikut panduan untuk melakukan transaksi menggunakan Mandiri Clickpay di Planetsports.net
1. Buka situs website www.planetsports.net di browser
2. Pilih barang yang ingin anda beli beserta ukurannya
3. Jika sudah, klik tombol Tambah ke Cart
4. Jika ingin berbelanja kembali, klik pada tombol Tambah Produk. Jika sudah yakin, klik tombol Beli Sekarang
5. Silahkan untuk melakukan pendaftaran jika anda belum pernah melakukan registrasi di Planetsports.net. Jika sudah pernah registrasi, silahkan masukkan alamat email dan password anda di kolom sebelah kanan. Anda juga dapat melakukan pembelian tanpa harus mendaftar, dengan mengklik Non member Checkout.
6. Harap masukkan alamat tujuan pengiriman. Jika belum mendaftarkan alamat atau ingin mengirim ke alamat lain, klik pada Buku Alamat. Jika sudah, klik lanjut
7. Pilih Mandiri Clickpay sebagai metode pembayaran

8. Silahkan diteliti lagi jika ada informasi yang ingin diganti (misal alamat atau anda ingin berbelanja produk lain). Jika sudah mantap, klik tombol Konfirmasi Pembayaran
9. Selanjutnya anda akan dibawa ke halaman BCA Klikpay. Silahkan login untuk menyelesaikan pembayaran.


C.    Global Positioning System (GPS)
Global Positioning System adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. Contoh aplikasi yang menggunakan GPS :
Aplikasi Android GPS Wisepilot - Navigator



Keberadaan fitur GPS dengan map atau navigator dalam sebuah perangkat Android Phone menjadi tak terelakkan keberadaannya. Mengapa? Karena banyak dari para pengguna Android ini yang memilih memakainya dengan pertimbangan kelengkapan dan kecanggihan fitur penunjuk arah yang satu ini. Namun demikian, selera setiap orang berbeda-beda, mereka ada yang suka dengan fitur bawaan produsen, ada juga yang lebih menyukai produk GPS buatan pihak ketiga: salah satunya ialah GPS Wisepilot.

Aplikasi GPS Wisepilot merupakan navigator yang banyak menarik minat para AndroidUser karena fungsinya yang sangat diandalkan untuk menujukkan arah dan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan. Makanya itu, Paseban berusaha untuk me-review-nya untuk Anda.

Platform
Aplikasi GPS Wisepilot menggunakan processor 600 MHz, dengan RAM 160 MB, berjaringan HSDPA dan WiFi, memiliki Bluetooth 2.0 A2DP, display-nya 240 x 320touchscreen, OS-nya Éclair 2.1.1, dan GPS: AGPS Support.

Instalasi
Aplikasi GPS Wisepilot mempunyai dua versi, yakni pro dan gratis. Versi gratisnya tersedia di Android Market dengan kapasitas 12.04 MB, sedangkan bagi pengguna Sony Ericcson tak perlu lagi mengunduhnya karena aplikasi ini sudah ditanamkan ke dalam perangkat Andorid tersebut sebagai bawaannya.

Fitur
Wisepilot memiliki beberapa fitur unggulan yang akan membantu penggunanya menemukan alamat yang hendak dituju beserta informasi yang dibutuhkan lainnya, sebagai berikut;
Find place - dengan fitur ini Anda memungkinkan untuk bisa menemukan berbagai tempat atau fasilitas umum yang dibutuhkan semisal pom bensin, rumah sakit, tempat makan, taman kota, kantor birokrasi pemerintahan yang dibutuhkan. Alamat-alamat tersebut bisa dengan mudahnya ditemukan selama terdaftar dalam peta yang digunakan.
Share place - Aplikasi GPS Wisepilot bisa membantu Anda untuk menyebarkan (share) berbagai tempat yang dianggap mengasyikkan dengan fitur ini melalui jejaring sosial seperti Twitter atau bahkan MMS.
Peta dunia - Wisepilot juga bisa digunakan untuk mengunduh berbagai peta sebagian besar negara-negara di dunia yang akan Anda tuju dengan sedetil mungkin, seperti jalan besar di ibukota, tikungan, perapatan, dsb.
Quick navigate - perencanaan yang lebih matang bisa dilakukan dengan Wisepilot ini karena dengan fitur Quick Navigate ini Anda dimungkinkan bisa dengan cepat bernavigasi ke tempat tujuan. Jarak yang akan ditempuh dari asal keberangkatan Anda sampai ke tujuan bisa dinavigasi pakai Wisepilot ini.
Forecast - ini dia fitur yang sangat menarik karena fungsinya sama dengan BMKG yang mampu memberikan prediksi yang akurat terkait cuaca ketika hari di mana Anda melakukan perjalanan, panas, hujan, mendung, atrau gerimis bisa diprediksikan oleh Wisepilot.

Kekurangan
Tak banyak kekurangan yang dimiliki Aplikasi GPS Wisepilot, hanya penggunaannya saja yang mesti tersambung ke internet. Padahal kalau kita sedang berada di tempat terpencil yang sukar sekali mendapatkan sinyal, tentu keberadaan Wisepilot sulit untuk digunakan.


Sumber : 

Jumat, 05 Juni 2015

Pedoman Penulisan Skripsi

Pengertian Skripsi
Skripsi dapat diartikan sebagai karya tulis yang disusun oleh seorang mahasiswa yang telah menyelesaikan kurang lebih 135 sks dengan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Utama dan Dosen Pembimbing II sebagai salah satu persyaratan untuk mencapai gelar Pendidiksan S1 (Sarjana).

TUJUAN SKRIPSI
Tujuan dalam Penulisan Skripsi adalah memberikan pemahaman terhadap mahasiswa agar dapat berpikir secara logis dan ilmiah dalam menguraikan dan membahas suatu permasalahan serta dapat menuangkannya secara sistematis dan terstruktur.

ISI DAN MATERI
Isi dari Penulisan Skripsi  diharapkan memenuhi aspek-aspek di bawah ini :
1.  Relevan dengan jurusan dari mahasiswa yang bersangkutan.
2.  Mempunyai pokok permasalahan yang jelas.
3.  Masalah dibatasi, sesempit mungkin.


A. Format Penulisan
1.      Artikel diketik 2 (dua) spasi pada kertas ukuran kuarto;
2.      Batas tepi atas, bawah, dan kanan dibuat 2,5 cm dan untuk tepi kiri 3 cm. Jenis huruf Times New Roman ukuran 12 (kecuali judul artikel ukuran 14), menggunakan pengolah kata MS Word ;
3.      Halaman pertama harus mencantumkan judul tulisan, nama penulis, npm, jurusan, dan nama dosen pembimbing;
4.      Penomoran menggunakan angka (bukan romawi);
5.      Penomoran halaman judul sampai dengan daftar pustaka menggunakan angka (bukan romawi), ditempatkan di tepi bawah tengah, dari tepi bawah ke atas 1,5cm;
6.      Tabel, gambar, dan grafik harus diberi nomor dengan menggunakan angka serta dicantumkan sumber atau acuannya. Penomoran tabel diletakkan pada bagian atas tabel, sedangkan penomoran gambar dan grafik diletakkan pada bagian bawah gambar atau grafik.

B. Kata Kunci (Keywords)
Untuk penulisan abstrak, setelah intisari cantumkan 4 (empat) – 5 (lima) kata kunci menyangkut isi artikel, kata kunci harus mengikuti urut alphabet dan menggunakan huruf kecil serta cetak miring.

C. Sitasi Pustaka
Karya yang diacu harus menggunakan “sistem penulis-tahun-halaman” yang mengacu
pada daftar pustaka.
1.      Dalam teks, karya diacu dengan cara menulis nama akhir/keluarga penulis dan tahun serta halaman dalam tanda kurung, contoh: untuk satu penulis (Gitman, 2006:99), dua penulis (Van Horne dan Wachowiz, 2000:88), lebih dari 2 penulis (Said et al.,2001:30).
2.      Apabila sitasi pustaka lebih dari satu tulisan oleh penulis yang sama dalam tahun penerbitan yang sama, gunakan akhiran a, b dan seterusnya setelah tahun pada acuan, contoh: (Hadianto, 2007a:28) atau (Hadianto, 2007b:20).
3.      Sitasi pustaka yang merupakan karya institusional sedapat mungkin harus menggunakan akronim atau singkatan sependek mungkin, contoh: (BPS, 2005).

D. Daftar Pustaka
Setiap artikel harus mencantumkan daftar pustaka yang isinya hanya karya yang diacu.
Untuk daftar pustaka, gunakan format berikut:
1.      Urutkan pustaka berdasarkan abjad, sesuai dengan nama akhir/keluarga pengarang atau institusi yang bertanggung jawab atas suatu karya.
2.      Gunakan inisial nama depan dari penulis.
3.      Judul jurnal tidak boleh disingkat.
4.      Kalau lebih dari satu karya oleh penulis yang sama, urutkan secara kronologis waktu terbitan. Dua karya atau lebih dalam satu tahun oleh penulis yang sama dibedakan dengan huruf setelah tahun.
Beberapa contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
a. Untuk jurnal/majalah ilmiah
Anastasia, N., Gunawan, Y.W., dan Wijiyanti, I., 2002, “Analisis Fundamental dan Risiko                 Sistematik Terhadap Harga Saham Properti di Bursa Efek Jakarta”, Jurnal Akuntansi                     dan Keuangan, 6 (1), hal. 123-132.
Saatcioglu, K., dan Starks, L.T., 1998, “The Stock Price-Volume Relationship in Emerging                 Stock Market: The case of Latin America”, International Journal of Forecasting, 14 (2),                    hal. 215-225.
b. Untuk buku
Gitman, L.J., 2006, Principle of Managerial Finance. 11th Edition. Pearson Addison Wesley, Boston.
Supranto, J., 2001, Statistik: Teori dan Aplikasi, Edisi Keenam, Jilid Kedua, Penerbit   Erlangga, Jakarta.
c. Untuk makalah dan karya ilmiah lainnya yang tidak diterbitkan.
Hadianto, B., 2007, Pengaruh Volume Perdagangan dan Risiko Sistematik Terhadap Return Saham Telkom dan Indosat di Bursa Efek Jakarta selama 1997-2004. Tesis Magister Sains, Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung (tidak dipublikasikan).
d. Untuk referensi yang diakses dari internet
Hernanda, A.R., (2008), “Harga Benih Sawit Diperkirakan Melonjak”, Harian Bisnis                          Indonesia, 13 Maret 2008 diakses dari http://web.bisnis.com/edisi cetak/edisiharian/agribisnis/1id48618.html pada tanggal 1 April 2008.

E. Catatan Kaki
Catatan kaki tidak digunakan untuk sitasi. Catatan kaki tekstual harus digunakan hanya untuk perluasan informasi yang jika dimasukkan dalam teks bisa mengganggu kontinuitas bacaan.

F. Sistematika Penulisan
Agar lebih jelas maka akan diberikan contoh sistematika skripsi singkat
A.    Lembar Pengesahan
B.     Abstrak. Untuk abstrak terdiri dari 3 Paragraf, Paragraf pertama tentang tujuan penelitian skripsi dan latar belakang; Paragraf kedua tentang data, tahap analisis model; Paragraf ketiga tentang hasil yang didapat dan simpulan
ABSTRAK
C.    Kata Pengantar
D.    Daftar Isi
E.     Bab Penelitian :
Bab I Pendahuluan
Pendahuluan
Latar Belakang
Rumusan Masalah,
Batasan Masalah,
Tujuan Penelitian,
Manfaat Penelitian,
Model Penelitian
Hipotesis Penelitian

Bab II Telaah Pustaka
Telaah Pustaka
Mencakup telaah pustaka mengenai topik yang dipilih, studi empirik yang terkait sehubungan dengan topik yang yang diteliti, dan pengembangan hipotesis penelitian berdasarkan tinjauan teoritis, termasuk penelitian sebelumnya (jika ada).

Bab III Metode Penelitian
Metode Penelitian
Mencakup jenis penelitian, operasionalisasi variabel penelitian, metode pengumpulan data yang mencakup teknik penentuan sampel dan teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data yang digunakan, termasuk penentuan uji statistiknya.

Bab IV Hasil dan Pembahasan
Hasil yang diharapkan, Mencakup deskripsi hasil dan pembahasan hipotesis penelitian.

Bab V Simpulan dan Implikasi
Mencakup hasil uji serta diterima atau ditolaknya hipotesis penelitian tersebut, implikasi dapat dijelaskan sebagai ada tidaknya keselarasan hasil penelitian sebagai dukungan model (implikasi penelitian) dengan situasional manajemen perusahaan yang dijadikan obyek penelitian (implikasi manajerial)

F. Daftar Pustaka
Beberapa contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
a. Untuk jurnal/majalah ilmiah
Anastasia, N., Gunawan, Y.W., dan Wijiyanti, I., 2002, “Analisis Fundamental dan Risiko                 Sistematik Terhadap Harga Saham Properti di Bursa Efek Jakarta”, Jurnal Akuntansi                     dan Keuangan, 6 (1), hal. 123-132.
Saatcioglu, K., dan Starks, L.T., 1998, “The Stock Price-Volume Relationship in Emerging                 Stock Market: The case of Latin America”, International Journal of Forecasting, 14 (2),                    hal. 215-225.
b. Untuk buku
Gitman, L.J., 2006, Principle of Managerial Finance. 11th Edition. Pearson Addison Wesley, Boston.
Supranto, J., 2001, Statistik: Teori dan Aplikasi, Edisi Keenam, Jilid Kedua, Penerbit   Erlangga, Jakarta.
c. Untuk makalah dan karya ilmiah lainnya yang tidak diterbitkan.
Hadianto, B., 2007, Pengaruh Volume Perdagangan dan Risiko Sistematik Terhadap Return  Saham Telkom dan Indosat di Bursa Efek Jakarta selama 1997-2004. Tesis Magister Sains, Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung (tidak dipublikasikan).
d. Untuk referensi yang diakses dari internet
Hernanda, A.R., (2008), “Harga Benih Sawit Diperkirakan Melonjak”, Harian Bisnis                          Indonesia, 13 Maret 2008 diakses dari http://web.bisnis.com/edisi cetak/edisiharian/agribisnis/1id48618.html pada tanggal 1 April 2008

G. Lampiran